EKABAR.ID Elon Musk resmi meluncurkan XChat melalui platform X yang dulu dikenal sebagai Twitter. Layanan pesan instan ini langsung mencuri perhatian karena digadang-gadang menjadi penantang serius WhatsApp dan Telegram.
Lewat XChat, Musk kembali menegaskan ambisinya mengubah X menjadi everything app, serupa dengan WeChat di China.
Sejak 2025, XChat sudah hadir dalam versi beta. Kini, X mulai memperluas akses layanan tersebut ke pengguna global, terutama pelanggan X Premium di iOS dan web.
https://www.instagram.com/reel/DKq5gCBykgB/
Identitas Tanpa Nomor Ponsel
XChat menawarkan pendekatan berbeda dalam sistem identitas pengguna. Tidak seperti WhatsApp yang mewajibkan nomor ponsel, XChat memungkinkan pengguna berkirim pesan, melakukan panggilan suara, dan video hanya dengan akun X.
Pendekatan ini memberi ruang komunikasi yang lebih privat. Pengguna tidak perlu lagi membagikan nomor seluler kepada pihak lain.
Fitur ini mengingatkan pada Telegram, tetapi dengan integrasi media sosial yang jauh lebih dalam.
Selain itu, XChat menyertakan enkripsi ujung ke ujung, pesan yang bisa menghilang otomatis, serta pengiriman dokumen lintas platform.
Analis teknologi menilai kombinasi ini membuat XChat tampil sebagai sistem pesan instan modern, bukan sekadar pengembangan fitur DM.
