Klaim Enkripsi dan Strategi Ekspansi

Dari sisi keamanan, Elon Musk menyebut XChat menggunakan “enkripsi gaya Bitcoin”. Namun hingga kini, X belum memaparkan detail teknis sistem tersebut. Klaim ini pun memicu perdebatan di kalangan pakar keamanan siber.

Sebagian ahli mempertanyakan apakah X benar-benar menerapkan model kriptografi terdesentralisasi atau hanya memakai istilah populer untuk kepentingan pemasaran.

Meski begitu, isu privasi tetap menjadi faktor kunci jika XChat ingin merebut kepercayaan pengguna global.

Sementara itu, strategi X tidak berhenti pada integrasi di aplikasi utama. Tim pengembang juga menyiapkan XChat sebagai aplikasi mandiri.

Langkah ini membuka peluang persaingan langsung dengan WhatsApp, Telegram, dan Signal.

Dengan status beta yang masih berjalan dan ekspansi ke Android, masa depan XChat bergantung pada kesiapan pengguna X memindahkan komunikasi privat mereka ke ekosistem Elon Musk.

Jika berhasil, XChat bisa menjadi fondasi penting bagi ambisi besar X sebagai platform serba guna.

Bagikan Berita ini: