Operasi pencarian ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur potensi SAR, di antaranya Polsek setempat, Babinsa, pemerintah desa, unsur komunikasi seperti ORARI dan RAPI, Pokdarwis, SAR MTA, serta masyarakat dan potensi SAR lainnya.

Dalam pelaksanaannya, tim membawa sejumlah peralatan pendukung untuk memaksimalkan pencarian, meliputi *Rescue Car*, peralatan *SAR mountaineering*, perangkat komunikasi, peralatan medis, perlengkapan dokumentasi, hingga penggunaan *drone* untuk pemantauan udara di medan perkebunan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu mengimbau seluruh personel dan unsur yang terlibat agar senantiasa mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan selama proses operasi berlangsung.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih berjibaku di lapangan untuk menyisir area sekitar titik terakhir korban diketahui berada demi menemukan keberadaan korban.

 

Sumber: Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu

Bagikan Berita ini: