
EKABAR.ID Total utang masyarakat di platform pinjaman daring dan layanan bayar tunda mencapai Rp 125,64 triliun pada awal Maret 2026. Angka ini menunjukkan ketergantungan pembiayaan digital semakin kuat.
Lonjakan tersebut mencerminkan perubahan pola konsumsi. Namun, tren ini juga memperlihatkan kerentanan finansial, terutama pada kelompok menengah bawah.
Dominasi Utang Konsumtif dan Tekanan Rumah Tangga
Pertumbuhan piutang digital didominasi sektor konsumtif. Banyak pengguna memanfaatkan kemudahan akses pinjol dan paylater tanpa menghitung kemampuan bayar secara matang.
Di tengah kenaikan harga pangan, sebagian warga menggunakan fitur bayar tunda untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun gaya hidup. Kondisi ini menciptakan tekanan tambahan pada keuangan rumah tangga.
