Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
Lebih jauh, Wamen Ossy menyampaikan bahwa sektor pertanahan dan tata ruang memiliki peran krusial sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Ia akan memaparkan bagaimana perencanaan ruang yang terintegrasi dengan kawasan ekonomi, industri, dan transportasi dapat mempercepat hilirisasi industri, menurunkan biaya logistik, dan mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.

“Pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada ketersediaan lahan siap bangun dan tata ruang yang mendukung produktivitas. Ini bukan sekadar pendukung, tapi akselerator pembangunan,” katanya.

ICI 2025, Momentum Strategis Dorong Iklim Investasi Positif
Konferensi ICI 2025 dinilai sebagai ajang strategis untuk menunjukkan komitmen Indonesia dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, inklusif, dan mendukung pembangunan infrastruktur jangka panjang.

“Forum ini bukan hanya tempat berdiskusi, tapi juga bukti nyata bahwa regulasi kita pro-pembangunan dan pemerintah hadir untuk memastikan investasi tumbuh di atas fondasi pertanahan dan tata ruang yang kuat,” tegas Wamen ATR/Waka BPN.

Wamen Ossy juga mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan ICI 2025 oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) di bawah pimpinan Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono. Ia berharap forum ini menghasilkan gagasan-gagasan strategis yang berdampak nyata bagi pembangunan Indonesia ke depan.

“Saya menyambut baik penyelenggaraan ICI 2025 yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kolaborasi global dan inovasi dalam pembangunan infrastruktur nasional,” pungkasnya.(**)

Bagikan Berita ini: