EKABAR.ID Pergerakan mudik Lebaran 2026 mulai terasa setelah PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka pemesanan tiket kereta api jarak jauh pada Minggu (25/1/2026).
Antusiasme masyarakat langsung melonjak, terutama pada hari-hari awal pembukaan yang kerap memicu fenomena war tiket secara daring.
Sesuai kebijakan perusahaan, KAI membuka pemesanan tiket sejak H-45 keberangkatan. Pada hari ini, masyarakat sudah dapat membeli tiket perjalanan H-10 Lebaran melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya.
Kondisi tersebut mendorong lonjakan trafik pengguna dalam waktu bersamaan.
https://www.instagram.com/reel/DThXWtzCd1r/
Lonjakan Volume Penumpang
PT KAI memprediksi peningkatan jumlah penumpang sebesar 10 hingga 15 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan itu, KAI menyiapkan rangkaian kereta tambahan, terutama pada jalur favorit seperti Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Solo, dan Jakarta–Surabaya.
Selain itu, KAI menerapkan skema tarif dinamis selama periode mudik. Pada puncak arus mudik, harga tiket menyentuh Tarif Batas Atas.
Meski demikian, tantangan utama terletak pada kecepatan akses sistem, bukan semata harga tiket, mengingat jutaan calon penumpang mengakses layanan secara bersamaan.
