Sabtu malam, 25 Juli 2026, Wawan meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Morowali. Ia diduga mencuri sepeda motor di sekitar sebuah minimarket. Kasus tersebut kini ditangani aparat kepolisian untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.
Jenazah Wawan akhirnya dipulangkan ke Sinjai. Ia dimakamkan tak jauh dari pusara ayahnya, yang beberapa waktu sebelumnya baru saja diantarkan ke peristirahatan terakhir.Kepergian Wawan menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Seorang istri kini harus melanjutkan hidup tanpa pendamping, sementara harapan yang dibawa Wawan saat kembali merantau berakhir tragis.
Di tengah sulitnya mencari pekerjaan di kawasan industri yang selama ini menjadi tumpuan ribuan pencari nafkah dari berbagai daerah, kisah Wawan menjadi potret getir tentang kerasnya perjuangan ekonomi yang dijalani banyak perantau demi keluarga yang mereka cintai.
