“Melalui program kesetaraan ini, kami ingin memastikan warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk menuntaskan pendidikan. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal berharga saat mereka kembali menjalani kehidupan di luar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada pembentukan sikap dan perilaku, tetapi juga pada peningkatan kapasitas diri.

Dengan adanya program pendidikan kesetaraan ini, diharapkan warga binaan lebih siap beradaptasi, mandiri, serta mampu berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidana.

 

Bagikan Berita ini: