Tahun ajaran 2026/2027 ini, total 477 siswa akan menempati kampus IKN. Selain 237 siswa kelas XI, ada 240 siswa baru kelas X yang saat ini sedang menjalani Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan. Mereka dijadwalkan bergabung di Nusantara pada awal Oktober 2026.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa momen ini bukan peristiwa kecil. Ia menyebut para siswa angkatan pertama ini sebagai pencetak sejarah di Ibu Kota Nusantara. Menurut Troy, kehadiran SMA Taruna Nusantara di kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya sekolah unggulan dalam menyiapkan kader bangsa yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa patriotik.
Kampus ini memang dirancang bukan sebatas tempat belajar. Berdiri di tengah konsep Forest City, Smart City, dan Sponge City yang menjadi identitas pembangunan IKN, sekolah ini diharapkan melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang kelak siap membawa Indonesia menuju puncak masa keemasannya pada 2045. Pembangunan kampus sendiri masih berlanjut hingga 2027, dengan tahap kedua yang kini sedang berjalan mencakup lapangan upacara, poliklinik, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Untuk hari ini, cukuplah 191 remaja itu meletakkan koper mereka dan menatap bangunan yang masih belum sepenuhnya jadi itu, dengan satu kesadaran yang tidak semua orang bisa rasakan: mereka adalah yang pertama.
