Kendati demikian, masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti fenomena ini melalui kanal resmi NASA.Kabar itu tentunya menjadi perhatian bagi masyarakat yang tertarik dengan fenomena astronomi.Sebab, Gerhana Matahari Total adalah peristiwa yang tidak terjadi setiap waktu.BMKG menjelaskan, jalur pengamatan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 berada di kawasan belahan Bumi utara.
Yakni, wilayah seperti Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Spanyol bagian utara, serta sebagian wilayah timur laut Portugal bisa menyaksikan Matahari tertutup secara total.
Sementara itu, masyarakat di beberapa wilayah lain masih dapat melihat fenomena tersebut dalam bentuk Gerhana Matahari Sebagian.Tingkat penutupan piringan Matahari akan berbeda-beda bergantung pada lokasi pengamatan.
