Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk membantu menambah cadangan air di kawasan IKN. “800 kilogram garam sudah ditabur. Ikhtiar sudah kita lakukan. Besok insya Allah kita lanjutkan lagi,” kata Danis.

Hujan yang diharapkan turun nantinya dapat membantu mengisi embung, kolam, dan sumber air lainnya. Selain menghadapi kekeringan, upaya ini juga diharapkan dapat menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). OMC dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus 2026. Titik penyemaian berikutnya akan ditentukan berdasarkan hasil observasi kondisi awan dan cuaca

Bagikan Berita ini: