
EKABAR.ID, MAROWALI – tengah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda kawasan industri nikel Morowali dan semakin sempitnya peluang kerja, Wawan Sudirman memilih tetap bertahan di Morowali.Tidak ada yang tahu bagaimana pria 33 tahun itu bisa dianggap sebagai pelaku pencurian, dan apa gerangan yang mendorong dia memindahkan motor di Minimarket malam itu. Lalu teriakan datang, tuduhan, kerumunan massa dan selanjutnya: maut.Tapi yang pasti dan kita tahu bersama, Wawan ke Morowali demi sebuah keluarga di kampung halamannya bisa tetap makan.
Beberapa waktu lalu, Wawan sempat pulang ke Sinjai untuk mengantar kepergian sang ayah ke tempat peristirahatan terakhir. Namun, duka itu belum usai ketika ia harus kembali meninggalkan kampung halaman.Saat itu Dia memberi tahu keluarganya jika dirinya masih terikat kontrak kerja di salah satu perusahaan industri di Morowali.Dia memikul harapan agar tetap bisa menafkahi istrinya serta membantu kebutuhan adik-adiknya.
