
EKABAR.ID, JAKARTA – Dalam penanganan aksi demonstrasi yang berlangsung di wilayah hukum DKI Jakarta, Polda Metro Jaya dengan tegas menegaskan bahwa permohonan bantuan pengamanan hanya diajukan secara resmi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pengawalan aksi demonstrasi dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Polda Metro Jaya dengan tegas menyatakan tidak pernah, dalam keadaan apapun, melibatkan atau meminta bantuan dari organisasi kemasyarakatan (ormas), termasuk Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya), dalam upaya pembubaran massa.
Pernyataan resmi ini dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya sebagai tanggapan tegas terhadap perhatian publik yang berkembang terkait keterlibatan anggota GRIB Jaya dalam insiden kericuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi di kawasan Senayan dan Pejompongan baru-baru ini. Kejadian ini memicu spekulasi dan kekhawatiran yang meluas mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam pengamanan aksi di lapangan.
