
EKABAR.ID,KEPAHIANG – Berawal dari Obrolan singkat di sebuah konter di Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, berujung petaka. Gara-gara diduga tersinggung dengan ucapan korban, seorang pria berinisial WH (30) diduga tega menganiaya tetangganya hingga meninggal dunia.Korban diketahui bernama Agus Salim (Alm). Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) malam, sekitar pukul 23.14 WIB.
Kasus ini akhirnya berhasil diungkap Tim Elang Jua Polres Kepahiang Polda Bengkulu. WH, warga Desa Pagar Gunung yang berprofesi sebagai wiraswasta, kini telah diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan pengungkapan kasus dugaan tindak pidana perampasan nyawa atau penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian tersebut.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban mendatangi konter milik WH yang berada bersebelahan dengan rumah korban, Jumat (4/9/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.Awalnya, obrolan keduanya berlangsung biasa. Korban menanyakan kepada WH mengenai pembuatan paspor untuk keperluan keberangkatan ibadah haji.Namun, percakapan kemudian bergeser membahas kehidupan pribadi tersangka. Korban disebut sempat menyinggung persoalan rumah tangga WH yang sudah menikah selama enam tahun namun belum memiliki rumah.Emosi yang diduga tersulut membuat WH kemudian mengikuti korban yang berjalan ke arah samping rumah.Saat berada di sekitar tangga samping rumah, tersangka diduga menarik siku korban hingga terjatuh.
Dalam kondisi korban terjatuh, WH mengambil sebuah batu yang berada di sekitar lokasi. Batu tersebut kemudian diduga digunakan untuk menghantam bagian belakang kepala korban sebanyak tiga kali.Belum berhenti, tubuh korban kemudian dibalik dan bagian depan kepalanya kembali dihantam menggunakan batu sebanyak dua kali.WH selanjutnya diduga mengambil satu unit handphone Samsung A075F milik korban sebelum meninggalkan lokasi dan kembali ke konter.
