EKABAR.ID,Kepahiang,– Kopi lokal Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, mulai menapaki pasar internasional. Hal itu ditandai dengan pelepasan ekspor perdana produk kopi lokal sebanyak sekitar 19,2 ton ke Itali dalam rangkaian kegiatan Pelepasan Ekspor Perdana Kopi Bengkulu dan Bincang Kopi.

Produk tersebut merupakan hasil pengembangan UMKM lokal yang menjadi binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu. Ekspor perdana ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas kopi daerah.

Owner Starbuck, Ardan, mengatakan kopi arabika menjadi salah satu produk unggulan yang terus dikembangkan. Selain arabika, pihaknya juga mengembangkan kopi robusta untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan karakter dan cita rasa yang beragam.

Menurut Ardan, kopi Sumatra sebenarnya telah memiliki nama besar di pasar dunia. Bahkan, kopi Sumatra yang dikumpulkan dari Medan dapat didistribusikan ke jaringan Starbucks di berbagai negara.

“Kopi Sumatra yang diambil dari Medan didistribusikan ke seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia,” ujar Ardan, Senin (7/9/2026).

Bagikan Berita ini: