
EKABAR.ID BENGKULU — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kota Bengkulu. Kali ini, penyidik mendatangi rumah yang ditempati salah satu kontraktor berinisial AS, di Jalan Kuala Alam, Gang Samudra, RT 14/RW 04, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.Penggeledahan tersebut berlangsung pada malam hari. Penyidik KPK mulai mendatangi lokasi sekitar pukul 21.15 WIB.
Rumah yang menjadi sasaran pemeriksaan diketahui merupakan rumah milik atau kediaman ibu mertua AS. Meski bukan rumah pribadi AS, warga sekitar menyebut AS memang telah lama tinggal di rumah tersebut.Kedatangan penyidik KPK ke kawasan permukiman tersebut langsung menarik perhatian warga. Sejumlah warga keluar rumah dan berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses penggeledahan yang dilakukan penyidik.
Selama kegiatan berlangsung, rumah tersebut dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses yang dilakukan penyidik KPK berjalan dengan lancar.Seorang warga sekitar membenarkan bahwa rumah tersebut merupakan kediaman ibu mertua AS.“Ini rumah ibu mertua dari AS, memang sudah lama tinggal (AS) di sini,” ungkap warga sekitar.
Aktivitas penyidik KPK yang berlangsung pada malam hari tersebut membuat suasana di sekitar lokasi menjadi ramai. Warga yang penasaran memilih menyaksikan dari luar area rumah.Ketua RW Benarkan Adanya Pemeriksaan
Ketua RW 04, M, membenarkan adanya kedatangan penyidik KPK di lingkungan tersebut.Ia juga membenarkan bahwa rumah yang didatangi penyidik merupakan rumah ibu mertua AS.“Benar ada penyidik KPK, ini rumah ibu mertuanya AS,” ungkap M.
Menurut M, kegiatan yang dilakukan penyidik KPK tersebut berkaitan dengan pengembangan perkara yang disebut berhubungan dengan pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Bengkulu, VLA.“Ini terkait pengembangan pokir VLA,” jelasnya.Namun, M juga memberikan keterangan bahwa berdasarkan apa yang diketahuinya, penyidik tidak melakukan penggeledahan ruangan secara menyeluruh.Ia menyebut penyidik lebih banyak meminta keterangan dalam kegiatan tersebut.“Tidak ada yang digeledah, hanya meminta keterangan itu saja,” pungkasnya.
Penyidik Disebut Membawa Dua KoperSetelah kegiatan penyidik KPK di rumah tersebut selesai, penyidik disebut membawa dua koper dari lokasi.Belum diketahui secara pasti isi dua koper tersebut. Keterangan mengenai barang yang dibawa penyidik masih menunggu penjelasan resmi dari KPK.Adanya dua koper yang dibawa dari rumah tersebut menjadi perhatian warga, mengingat kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian penggeledahan dan pemeriksaan KPK di sejumlah lokasi di Kota Bengkulu.
Hingga saat ini, belum diketahui secara rinci apakah koper tersebut berisi dokumen, barang bukti, atau barang lainnya yang berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani penyidik.Pengembangan Perkara PokirKedatangan penyidik KPK ke rumah yang ditempati AS disebut oleh Ketua RW 04 berkaitan dengan pengembangan pokok pikiran atau pokir anggota DPRD Kota Bengkulu, VLA.Sebelumnya, nama VLA juga muncul dalam rangkaian kegiatan penggeledahan penyidik KPK di Kota Bengkulu.
Penyidik KPK diketahui telah melakukan penggeledahan di rumah pribadi VLA di Jalan Camar, RT 10/RW 04, Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.Penggeledahan tersebut dilakukan pada Kamis malam.Penyidik KPK mulai melakukan kegiatan sekitar pukul 21.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 23.45 WIB. Selama proses penggeledahan, lokasi dijaga oleh empat personel kepolisian dengan perlengkapan lengkap.Ketua RT 04 Kelurahan Cempaka Permai, A, membenarkan bahwa rumah yang didatangi penyidik merupakan rumah VLA.
Menurutnya, dalam kegiatan tersebut penyidik membawa sejumlah dokumen.“Memang itu rumah dia (VLA), dokumen saja yang dibawa dan tidak ada uang. VLA-nya tidak ada di rumah,” kata A.Selain rumah pribadi VLA, penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap mobil pribadi yang terparkir di teras rumah.Setelah menyelesaikan kegiatan, penyidik KPK yang mendapat pengawalan empat personel kepolisian meninggalkan lokasi.
Dari rumah tersebut, penyidik disebut membawa dua koper dan satu kardus yang berisikan sejumlah dokumen.Rangkaian Penggeledahan di Kota BengkuluPenggeledahan terhadap rumah yang ditempati AS menambah panjang rangkaian kegiatan penyidik KPK di Kota Bengkulu.
Sebelumnya, pada Kamis (13/8), penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah pribadi BM, seorang kontraktor yang tinggal di Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.Pada hari yang sama, penyidik juga melakukan penggeledahan di rumah ASW, Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Dinas PUPR Kota Bengkulu, yang berada di Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati.
