EKABAR.ID,JAKARTA, – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau di Indonesia akan mencapai puncaknya pada Agustus 2026,Hujan diprediksi masih berpotensi turun di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan akibat dinamika atmosfer yang aktif,erdasarkan hasil pemantauan BMKG, puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada Agustus 2026 di 369 zona musim. Sementara di 83 zona musim diprakirakan terjadi pada Juli dan di 169 zona musim pada September,Prakirawan BMKG, Zen Putri, mengatakan wilayah yang memasuki musim kemarau diperkirakan terus bertambah berdasarkan hasil monitoring perkembangan iklim terkini,”Berdasarkan hasil monitoring perkembangan iklim terkini, BMKG memprediksi wilayah yang memasuki musim kemarau akan terus bertambah. Puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada bulan Agustus 2026 di 369 zona musim,” kata Putri, Sabtu (4/7/202
Wilayah yang Diprakirakan Masuk Puncak Kemarau Juli 2026 BMKG memprakirakan wilayah-wilayah berikut akan memasuki puncak musim kemarau pada Juli 2026:
- Sebagian Sumatera
- Sebagian kecil Kalimantan
- Sebagian Jawa
- Nusa Tenggara Timur bagian selatan
- Sebagian kecil Sulawesi
- Sebagian Maluku
- Sebagian Papua
Mengapa Hujan Masih Turun?
Meski musim kemarau terus meluas, BMKG menyebut hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia,Kondisi tersebut dipengaruhi masih aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuatorial, sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera dan Samudra Pasifik utara Papua, serta kondisi atmosfer lokal yang masih labil di sebagian Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,”Meski demikian, hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah akibat masih aktifnya gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuatorial, dan kombinasi Madden-Julian Oscillation serta gelombang Kelvin di beberapa wilayah Indonesia,” ujar Putri,BMKG juga melaporkan kondisi El Nino masih berlangsung dan berpotensi mengurangi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia,Kondisi tersebut terlihat dari semakin banyaknya wilayah yang mengalami hari tanpa hujan dalam waktu cukup lama,Sementara pada periode 28 Juni hingga 1 Juli 2026, suhu di sejumlah wilayah seperti Lampung, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur, mencapai lebih dari 35 derajat Celsius.
