Di saat bersamaan, Meutya memberikan peringatan serius mengenai adanya lonjakan penyebaran konten hoaks dan provokatif di ruang digital, khususnya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI pada Agustus ini.
Berdasarkan catatan Kementerian Komdigi, terjadi peningkatan tren disinformasi yang berpotensi memprovokasi situasi sosial politik, memicu ketakutan publik, hingga berisiko mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Oleh karena itu, Meutya mendorong peran aktif media massa resmi untuk menjadi benteng terdepan dalam menyajikan informasi yang sahih, cepat, dan akurat guna menekan dampak buruk dari narasi-narasi menyesatkan tersebut.
“Justru Komdigi menginginkan bahwa teman-teman media silakan meliput dan juga memberitakan yang benar dengan cepat agar justru tidak memberi ruang kepada disinformasi yang masuk,” tegas Meutya
