Selain mengakibatkan pemilik rumah meninggal dunia, kebakaran ini juga menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp 300 juta.Di tengah duka yang dialami keluarga, masih ada satu barang berharga yang hingga kini belum ditemukan, yakni emas milik korban seberat sekitar 20 gram. Perhiasan tersebut diduga masih berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi.”Hingga saat ini pihak keluarga masih melakukan pencarian di antara puing-puing bangunan yang telah rata dengan tanah. Belum dapat dipastikan apakah emas tersebut meleleh akibat suhu panas yang tinggi atau tertimbun material bangunan,” lanjut Dedi.
Ditambahkan Kapolsek Kepahiang, Iptu. Tulus Wibowo belum dapat diketahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut. Namun untuk dugaan sementara karena korsleting listrik,”Dugaan sementara ini karena korsleting listrik yang berasal dari bagian belakang dapur. Namun untuk memastikan penyebab dari kebakaran ini, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek.
Polisi juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi guna memastikan sumber api yang menyebabkan kebakaran tersebut.
