EKABAR.ID,MALAYSIA – Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim menegaskan Malaysia tidak akan terintimidasi untuk mengubah kebijakan yang telah berlaku selama beberapa dekade untuk menolak masuk setiap warga negara Israel. Dia tetap akan mengusir seluruh warga Israel jika diketahui berada di Malaysia.
Pernyataan Anwar itu sebagai respons atas ancaman para anggota parlemen AS bahwa Washington akan menangguhkan bantuan untuk Malaysia jika Anwar tidak mengubah kebijakan anti-Israel.
Menurut Anwar, Malaysia tidak melanggar hukum internasional apa pun hanya karena memiliki kebijakan seperti itu.
“Saya ingin menanggapi para anggota parlemen Amerika Serikat, setidaknya beberapa di antaranya, yang secara tegas menyatakan bahwa Malaysia melanggar hukum internasional dan tidak menghormati hak-hak bangsa-bangsa,” katanya.
