Selama berada di Jepang, Riski tinggal di apartemen tersebut bersama dua orang rekan sesama pekerja yang juga berasal dari Provinsi Bengkulu.
Kedua rekan korban baru mengetahui musibah tersebut setelah aparat kepolisian setempat mendatangi apartemen mereka untuk memberitahukan bahwa ada seseorang yang jatuh dari gedung tempat tinggal mereka. Kedatangan polisi itulah yang menjadi awal terkuaknya kabar duka tersebut.
Baru Seminggu Bekerja di Jepang
Kepergian Riski meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat di tanah air. Terlebih, almarhum diketahui baru berada di Jepang sekitar satu minggu untuk mengadu nasib sebagai tenaga kerja migran.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih terus mendalami kejadian ini untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian, murni kecelakaan, atau faktor lain di balik jatuhnya korban. Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan maupun rencana proses pemulangan jenazah almarhum ke Indonesia.
