EKABAR.ID,KEPAHIANG – Misteri kematian Rehan (16), pelajar asal Kabupaten Kepahiang, akhirnya terungkap. Rehan diduga tewas setelah dikeroyok dua rekannya sebelum jasadnya ditenggelamkan di kawasan wisata Telaga Hijau.

Sebelumnya, Rehan berpamitan untuk bermain bersama rekan sebayanya. Namun, korban tidak kunjung pulang hingga dua hari dan kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Telaga Hijau.

Penyelidikan polisi menemukan petunjuk penting berupa satu sandal yang tertinggal di sekitar lokasi. Sandal tersebut diketahui milik salah satu teman korban.

Petunjuk itu mengarahkan polisi kepada dua orang yang diduga terlibat dalam kematian Rehan, yakni F (19) dan P (17). Keduanya kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk., S.I.K. mengatakan, sebelum kejadian Rehan bersama kedua tersangka berkumpul di sebuah pondok yang biasa menjadi tempat mereka berkumpul.

Saat itu terjadi cekcok hingga salah satu pihak tersinggung. Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan.

“Telah kami amankan dua tersangka dengan inisial F (19) dan P (17),” kata Bintang.

Berdasarkan keterangan sementara kepada penyidik, Rehan diduga dikeroyok oleh kedua rekannya. Salah satu pelaku menggunakan tangan kosong, sementara pelaku lainnya menggunakan sebilah kayu kopi.

Bagikan Berita ini: