Lima kecamatan tersebut menjadi penyumbang produksi kopi terbesar di Kabupaten Rejang Lebong sepanjang tahun lalu,Tak hanya unggul di sektor perkebunan kopi, Rejang Lebong juga dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura di Provinsi Bengkulu.,Menurut BPS, sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Rejang Lebong,Daerah ini memasok berbagai kebutuhan sayur-mayur dan buah-buahan untuk wilayah Bengkulu hingga ke luar provinsi.Beragam komoditas hortikultura dibudidayakan masyarakat dan menjadi penopang ekonomi daerah.

Pada 2025, cabai besar tercatat sebagai komoditas hortikultura dengan luas panen terbesar, yakni mencapai 911 hektare. Dari luasan tersebut, petani mampu menghasilkan produksi hingga 187.824 kuintal,Selain cabai, petani Rejang Lebong juga membudidayakan berbagai tanaman biofarmaka seperti jahe, kunyit, lengkuas, dan kencur yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.,Dengan produksi kopi yang hampir menyentuh angka 20 ribu ton per tahun dan didukung areal perkebunan yang luas, Rejang Lebong dinilai memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan industri kopi,Peningkatan produktivitas, kualitas hasil panen, hingga pengembangan industri pengolahan kopi diharapkan mampu memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani,Data ini juga memperlihatkan bahwa sektor pertanian, khususnya perkebunan kopi, masih menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Rejang Lebong dan berpotensi terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

Bagikan Berita ini: