Wahyu menegaskan, aktivitas menembak bukan sekadar sarana rekreasi atau olahraga semata, melainkan sarat nilai pembentukan karakter dan kedisiplinan. Peserta dituntut menjaga fokus penuh, mematuhi prosedur keselamatan, serta mengasah ketelitian dan pengendalian diri yang juga penting dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat positif bagi para wartawan dan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan hubungan antarlembaga di masa mendatang,” tambahnya.


Dukungan senada disampaikan Komandan Batalyon A Pelopor Bengkulu, Kompol Thomson Sirait. Ia menyambut baik inisiatif ini mengingat hubungan kerja sama BI dan Brimob telah lama terjalin dengan harmonis.
“Latihan menembak kali ini menjadi kelanjutan dari sinergi yang sudah terbangun dengan baik selama ini,” singkat Thomson

Bagikan Berita ini: