EKABAR.ID, REJANG LEBONG– Gebyar Semarak Merah Putih 2026 mulai digaungkan lebih luas melalui kekuatan media sosial. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggandeng sekitar 100 konten kreator untuk bersama-sama mempromosikan dan memviralkan rangkaian festival yang akan berlangsung selama 10 hari, mulai 1 hingga 10 November 2026.

Kolaborasi tersebut dibangun dalam pertemuan silaturahmi Pemkab Rejang Lebong bersama para konten kreator yang digelar di Rumah Dinas Plt Bupati Rejang Lebong, Selasa (8/9/2026).Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif. Para konten kreator diberikan ruang untuk menyampaikan ide, gagasan dan kreativitas dalam mendukung Gebyar Semarak Merah Putih sekaligus mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong.

Pertemuan tersebut dihadiri Plt Ketua TP PKK Rejang Lebong, dr. Melka Novera Sari, Sp.N, Asisten I Setdakab Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, SSTP, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dra. Upik Zumratul Aini, M.Si, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Anes Rahman, S.Sos, M.Sos, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Dr. Melka Novera Sari hadir dengan pendekatan yang hangat dan humanis. Ia mengajak para konten kreator untuk tidak sekadar menjadi pembuat konten, tetapi ikut mengambil bagian dalam menyukseskan Gebyar Semarak Merah Putih.Dengan sosok keibuannya, Dr. Melka membuka ruang komunikasi dan silaturahmi bersama para kreator. Ia berharap para konten kreator dapat menjadi wajah sekaligus suara festival di ruang digital.

“Saya berharap rekan-rekan konten kreator dapat menjadikan Gebyar Semarak Merah Putih viral secara positif melalui platform media sosial yang dimiliki. Mulai dari jadwal acara, lokasi hingga keunikan festival dapat dikemas dengan kreativitas masing-masing,” ujar Melka.

Menurutnya, para konten kreator memiliki peran strategis dalam memperkenalkan Rejang Lebong kepada masyarakat luas. Kreativitas mereka diharapkan mampu mengangkat tidak hanya rangkaian festival, tetapi juga potensi wisata, budaya, kuliner, UMKM dan ekonomi kreatif daerah.

Melka juga mengajak para kreator menjaga narasi positif dalam setiap konten yang diproduksi.

“Para konten kreator dapat menjadi wajah dan suara Gebyar Semarak Merah Putih serta beragam potensi lokal dan UMKM. Tolong jaga narasi yang positif dan tunjukkan bahwa masyarakat Rejang Lebong merupakan masyarakat yang ramah, kreatif dan kondusif,” katanya.

Ia menegaskan, semangat yang ingin dibangun melalui festival tersebut adalah nasionalisme, kegembiraan dan kebanggaan masyarakat terhadap daerah.

“Kita ingin menyebarkan semangat nasionalisme, kegembiraan dan kebanggaan masyarakat Rejang Lebong. Kami menyadari Pemkab tidak bisa berjalan sendiri dalam menyukseskan festival ini. Karena itu, kami membutuhkan dukungan rekan-rekan konten kreator,” tutur Melka.

Asisten I Setdakab Rejang Lebong Bobby Harpa Santana menjelaskan, pertemuan tersebut bukan dimaksudkan sebagai instruksi pemerintah kepada para konten kreator.Sebaliknya, pertemuan menjadi ruang membangun kemitraan antara pemerintah daerah dengan kreator digital untuk mengoptimalkan perkembangan teknologi dan media sosial sebagai sarana promosi daerah.

Bagikan Berita ini: