EKABAR ID,NASIONAL – Setiap memasuki bulan Agustus, trotoar dan pinggir jalan biasanya dipenuhi warna merah putih. Bagi para pedagang musiman, momen menjelang Hari Kemerdekaan selalu menjadi waktu yang paling dinanti karena menjadi kesempatan untuk mencari nafkah. Setiap bendera yang mereka jajakan bukan sekadar hiasan, tetapi juga harapan untuk menghidupi keluarga di kampung halaman.

Namun, suasananya terasa berbeda tahun ini. Di bawah terik matahari, banyak pedagang mengaku pembeli jauh lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kendaraan memang terus melintas, tetapi hanya sedikit yang berhenti. Bahkan, ada pedagang yang mengaku seharian hanya mampu menjual satu atau dua bendera, sementara sebagian lainnya duduk berjam-jam tanpa ada satu pun orang yang singgah bertanya harga.

Bagikan Berita ini: