“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mahasiswa harus mampu mengangkat permasalahan yang ada di desa dan menyelesaikannya dengan baik serta bijaksana. Selain mengabdi, kehadiran mereka juga menjadi sarana sosialisasi dan motivasi bagi warga desa agar anak-anak mereka bersemangat melanjutkan pendidikan tinggi di kampus IAIN Curup,” ujar Sagiman.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Taman, S.P., M.M., M.Si., yang hadir membacakan sambutan tertulis Plt. Bupati Rejang Lebong, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung penuh program KKN ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sangat mendukung penuh. Kami meminta para mahasiswa untuk selalu menjaga kekompakan dalam kelompok dan segera melapor serta meminta izin pamit dengan pemerintah desa setempat begitu tiba di lokasi,” kata Taman.

Ia juga menantang para mahasiswa untuk membuktikan kapasitas mereka di tengah masyarakat melalui kolaborasi yang solid demi memecahkan berbagai persoalan di desa.

“Buktikan secara nyata kepada masyarakat bahwa mahasiswa mampu berkolaborasi, memecahkan masalah, dan menghadirkan solusi terbaik. Jaga adab, sopan santun, bantu masyarakat dengan tulus, dan jaga nama baik almamater IAIN Curup,” tambahnya saat menyampaikan amanat Plt. Bupati.

Acara pelepasan KKN Mahasiswa IAIN Curup tahun 2026 ini resmi dibuka secara simbolis yang langsung disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh mahasiswa yang hadir. Prosesi kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara penyerahan mahasiswa secara resmi serta sesi foto bersama.

Bagikan Berita ini: