
EKABAR.ID NASIONAL – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla menanggapi penggunaan hafalan Surah Ad-Duha sebagai bagian dari promosi produk minuman keras (miras) dalam sebuah konser.
Ulil menilai perbuatan para pelaku merupakan kekhilafan yang patut disayangkan, tetapi tidak memiliki niat buruk dalam kegiatan tersebut. “Ya, apa namanya itu khilaf ya. Itu khilaf yang memang patut disayangkan. Saya percaya mereka tidak punya niat jahat, niat buruk, atau niat melakukan kekhilafan seperti ini,” ujar Ulil di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
1 2
