
EKABAR.ID Koordinasi dilakukan BNPB bersama Kementerian Pertahanan untuk memastikan kebutuhan logistik dan transportasi segera tiba di wilayah terdampak. “Koordinasi dilakukan untuk memastikan dukungan logistik dan transportasi udara dapat disalurkan secara cepat sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan.
Operasi pengiriman bantuan melalui Pos Pendukung Logistik Nasional (PPN) Halim Perdanakusuma telah berlangsung sejak 15 Agustus 2026. BNPB bersama pemerintah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan mitra kemanusiaan mengerahkan pesawat angkut berat.
Pada Senin, tiga penerbangan mengirim total 40.567 kilogram logistik. Bantuan tersebut terdiri atas sembako, tenda rumah sakit lapangan, obat-obatan, kaos, hingga makanan kaleng.
