EKABAR.ID,BENGKULU — Kabar gembira bagi para pelajar di Provinsi Bengkulu dan sekitarnya yang bercita-cita menjadi dokter gigi. Dalam waktu dekat, impian tersebut dapat diwujudkan di tanah kelahiran sendiri, seiring langkah Universitas Bengkulu (Unib) yang bersiap membuka Program Studi (Prodi) Kedokteran Gigi.

Pembukaan program studi baru ini merupakan tindak lanjut dari penugasan resmi yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia kepada Unib.

Rektor Unib, Prof. Indra Cahyadinata, mengungkapkan bahwa inisiatif ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak tenaga kesehatan gigi di Provinsi Bengkulu yang hingga kini belum memiliki lembaga pendidikan khusus kedokteran gigi.

“Di Bengkulu tenaga medis sudah banyak, ada dokter, perawat, bidan, dan lainnya. Tetapi untuk kedokteran gigi belum ada. Makanya Kementerian memberikan penugasan kepada Unib,” ujar Prof. Indra saat menjelaskan latar belakang pendirian prodi tersebut.

Strategi Pemenuhan Dosen dan Target Proposal Desember 2026

Saat ini, pihak universitas tengah berfokus merampungkan penyusunan proposal pembukaan prodi. Salah satu tantangan utama yang menjadi perhatian serius adalah ketersediaan tenaga pengajar atau dosen dari kalangan dokter gigi yang masih nihil di internal Unib.

Untuk mengatasi hal tersebut, Unib menyiapkan strategi kolaboratif dengan menggandeng Pemerintah Daerah serta perguruan tinggi terdekat yang telah memiliki fakultas atau program studi kedokteran gigi.

Bagikan Berita ini: