EKABAR.ID,KARAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 5.494 warga atau 1.836 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan. Bencana tersebut terjadi di empat desa yang berada di dua kecamatan, yakni Tegalwaru dan Ciampel.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Karawang telah menyalurkan 117.000 liter air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharam, mengatakan distribusi air bersih terus dilakukan secara bertahap berdasarkan laporan dari pemerintah desa serta hasil pemantauan petugas di lapangan.
“Selama masih ada permintaan dari masyarakat dan kondisi sumber air belum pulih, kami akan terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan,” kata Ferry Muharam, Jumat (17/7/2026).
