Kelima, melanjutkan dan menambahkan kartu kesejahteraan social dan kartu usaha untuk menghilangkan kemiskinan absolute. Keenam, menaikan gaji ASN. Ketujuh, melanjutkan pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan dan kedelapan, mendirikan badan penerimaan Negara dan meningkatkan rasio penerimaan Negara terhadap produk domestic bruto,’’ jelas Asep.

Selain itu, Asep juga mengupas situasi kesehatan Indonesia dan permasalahannya. Misalnya angka stunting bayi, balita dan anak pra sekolah yang mencapai 21,5 persen. Penderita anemia di kalangan anak sekolah mencapai 15,6 persen. Sedangkan di kalangan dewasa dan lansia total penderita obesitas mencapai 23,4 persen, hipertensii 30,6 persen dan gula 24,3 persen.

‘’Namun baru 39,8 persen warga usia diatas 20 tahun yang telah skrening penyakit tidak menular. Rinciannya, 80,82 persen tidak pernah ukur lingkaran perut, 62,6 persen tidak pernah periksa gula darah, 61,6 persen tidak periksa kolesterol, 36,61 persen tidak pernah pantau berat badan, 32,6 persen tidak pernah ukur tekanan daerah. Jadi, melalui program pemeriksaan kesehatan gratis ini kita berusaha mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya,’’ tutur Asep.

Dikatakan, tujuan pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah, untuk mengidentifikasi factor risiko kesehatan agar masyarakat tetap sehat, mendeteksi kondisi pra penyakit agar tidak berkembang menjadi penyakit. Mendeteksi penyakit lebih awal sehingga peluang kesembuhan semakin tinggi. Serta memberikan penanganan awal yang tepat baik pada temuan factor risiko, kondisi pra penyakit, kondisi penyakit agar dapat dicegah.

‘’Sedangkan sasaran pemeriksaan kesehatan gratis ini terdiri dari bayi baru lahir, balita dan anak usia pra sekolah usia 1 – 6 tahun, anak usia sekolah dan remaja usia 7 – 17 tahun, dewasa 18 – 59 tahun serta lanjut usia 60 keatas,’’ ujar Asep.

Selain itu, Asep juga mengurai tentang integrasi pelaksanaan skirining kesehatan dalam program cek kesehatan gratis sesuai siklus hidup di Puskesmas,, jenis pemeriksaan pada cek kesehatan gratus di sekolah sesuai jenjang. Serta integrasi pelaksanaan skrining kesehatan dalam program cek kesehatan gratis. Plus indicator RPJMN pemeriksaan kesehatan gratis.

Bagikan Berita ini: