Pihak pengelola waduk menegaskan bahwa kawasan objek vital tersebut telah dilengkapi puluhan kamera pengawas yang beroperasi aktif.Direktur Utama PJT II, Imam Santoso, menyampaikan penjelasan itu usai mengunjungi rumah duka almarhum Sumarna.Ia membantah anggapan bahwa kawasan Waduk Jatiluhur tidak memiliki sistem pengawasan CCTV.Menurut Imam, saat ini terdapat 27 unit kamera pengawas yang dipasang di sejumlah titik strategis objek vital Waduk Jatiluhur.Dari jumlah tersebut, tiga kamera berada di kawasan Ubrug dan rekamannya telah diserahkan kepada penyidik kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan.Namun demikian, Imam menjelaskan lokasi ditemukannya korban berada di luar jangkauan kamera pengawas yang ada.
“Kita telah memasang 27 kamera pengawas CCTV yang beroperasi merekam aktivitas di areal objek vital strategis waduk. Namun lokasi kejadian berada di luar jangkauan pantauan kamera pengawas dengan jarak sekitar dua kilometer,” ujar Imam Santoso kepada wartawan di rumah duka, Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (30/7/2026).
Ia menambahkan, PJT II akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan, termasuk kemungkinan penambahan kamera pengawas di titik-titik yang dinilai rawan. Langkah tersebut akan dilakukan melalui koordinasi bersama pihak kepolisian.Selain itu, PJT II menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses penyelidikan yang tengah dilakukan aparat penegak hukum hingga penyebab kematian Sumarna terungkap.
Meski almarhum merupakan petugas keamanan yang bekerja melalui perusahaan penyedia jasa (vendor), PJT II memastikan akan terus memberikan dukungan terhadap proses hukum yang berjalan.Dukungan serupa disampaikan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang juga hadir melayat ke rumah duka.Ia berharap kepolisian dapat segera mengungkap pelaku maupun motif di balik kematian Sumarna.
“Saya mendukung penuh apa yang diupayakan kepolisian agar kasus ini segera terungkap pelakunya,” kata Binzein.
Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti kediaman keluarga korban. Sejumlah pelayat terus berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa kepada istri almarhum, Siti Maryam, dan keluarga yang ditinggalkan.Kasus kematian Sumarna hingga kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Purwakarta.Polisi terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara terang penyebab kematian petugas keamanan objek vital Waduk Jatiluhur tersebut
