EKABAR.ID, JAKARTA – Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia memunculkan berbagai tanggapan. Salah satunya datang dari Peneliti ISEAS–Yusof Ishak Institute, Singapura, Made Supriatma, yang menilai era kepemimpinan Perry meninggalkan warisan penting bagi sistem pembayaran Indonesia.
Made menyebut QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan BI-FAST sebagai dua terobosan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, kedua inovasi tersebut telah mengubah cara masyarakat bertransaksi menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
BI-FAST memungkinkan transfer dana antarbank maupun sesama bank dilakukan secara real-time hanya dalam hitungan detik. Sementara itu, QRIS menghadirkan satu standar kode QR nasional yang memudahkan pembayaran digital, mulai dari transaksi kecil seperti membeli makanan dan minuman hingga pembayaran bernilai besar.
Menurut Made, QRIS bahkan telah mendorong perubahan besar dalam ekosistem pembayaran digital Indonesia dan menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian di tingkat internasional.
