Ia juga menegaskan bahwa apresiasi tersebut diberikan secara objektif, bukan karena memiliki hubungan pribadi dengan Perry Warjiyo.

“Saya tidak kenal dengan beliau. Tapi saya memakai kedua jasa di mana beliau menjadi pembuat kebijakannya. Ini adalah karya yang luar biasa. Give credit where credit is due. Berikan apresiasi kepada yang berhak,” ujar Made.

Perlu dicatat, QRIS dan BI-FAST merupakan kebijakan serta inovasi yang dikembangkan Bank Indonesia di bawah kepemimpinan Perry Warjiyo, melibatkan banyak pihak dalam proses perancangannya dan implementasinya. Namun, menurut Made, Perry berperan sebagai arsitek kebijakan yang mendorong lahirnya dua inovasi tersebut sehingga manfaatnya kini dirasakan jutaan masyarakat Indonesia setiap hari.

 

Bagikan Berita ini: