Keluarga juga mengungkapkan bahwa orang yang menjemput Mina saat itu tidak pernah dikenal oleh mereka. Identitas pria tersebut pun masih belum diketahui sampai hari ini,Berbagai upaya telah dilakukan sejak awal kejadian, mulai dari pencarian mandiri hingga melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang. Meski beberapa informasi mengenai dugaan keberadaan Mina sempat diterima, seluruh penelusuran yang dilakukan belum membuahkan hasil yang pasti,Pihak keluarga menegaskan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, tidak ada persoalan ataupun konflik di dalam keluarga. Hubungan mereka berjalan dengan baik seperti biasa.
Kini, sang ayah, Abdurrahman, masih menyimpan harapan besar agar putrinya berada dalam keadaan sehat dan selamat. Sementara itu, ibunda Mina, Rumana, telah berpulang pada 18 Juni 2026 tanpa sempat mengetahui keberadaan anaknya,Keluarga berharap apabila Mina masih dapat membaca atau mendengar kabar ini, ia bisa kembali ke rumah dan mengetahui bahwa ibunya telah tiada. Mereka juga memohon kepada siapa pun yang mengetahui keberadaannya agar membantu mempertemukannya dengan keluarga
tercinta,Semoga kisah ini segera menemukan titik terang, karena tidak ada penantian yang lebih panjang daripada harapan keluarga yang terus menunggu kepulangan orang tercinta.
