Meskipun sempat dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang tanpa adanya indikasi risiko bunuh diri, ia justru kembali mengonsumsi zat-zat terlarang tersebut secara berlebihan hingga berujung fatal.
Pihak berwenang Inggris dan asisten koroner, Jean Harkin, menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, keterlibatan pihak ketiga, maupun indikasi bunuh diri dalam kasus ini.
Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap seluruh bukti medis dan rekaman kamera pengawas hotel yang menunjukkan sang pangeran sedang sendirian, pengadilan resmi mengeluarkan vonis kematian murni akibat kecelakaan tidak disengaja atau overdosis zat terlarang.
Pihak keluarga besar Kerajaan Arab Saudi dilaporkan telah menerima hasil penyelidikan tersebut secara terbuka, dan jenazah sang pangeran kini telah dipulangkan ke kota Riyadh untuk menjalani prosesi pemakaman resmi.
