“Belum, belum. Itu belum. Itu dengan keadaan yang sekarang,” ujar Purbaya saat ditanya mengenai pembatasan Pertalite.

Pemerintah tetap membuka peluang memperbaiki mekanisme penyaluran subsidi agar lebih tepat sasaran. Purbaya menilai masyarakat berpenghasilan tinggi tidak semestinya menerima subsidi BBM.

“Nanti kalau memang diperlukan subsidi yang tepat sasaran, bukan pembatasan ya. Yang desil 10 lah, yang orang-orang kaya itu enggak berhak beli itu ya,” katanya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan pemerintah akan mengurangi subsidi BBM secara signifikan. Kebijakan tersebut akan berjalan bersama pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

“Subsidi BBM harus kita kurangi secara signifikan. Untuk itu, Pemerintah yang saya pimpin kemarin telah meluncurkan ekosistem motor listrik nasional,” kata Prabowo dalam pidato penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pemerintah juga menyiapkan insentif untuk produksi 1 juta unit motor listrik oleh perusahaan dalam negeri. Penggunaan kendaraan listrik dinilai dapat menekan biaya transportasi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

Prabowo menyebut motor listrik berpotensi memangkas pengeluaran transportasi harian masyarakat hingga lebih dari 50 persen. Biaya penggunaannya diperkirakan hanya sekitar 30 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar BBM saat ini.

Bagikan Berita ini: