Tingginya minat pelaku UMKM untuk ikut meramaikan kegiatan membuat panitia perlu mencari alternatif penyediaan tenda /booth tambahan.
Dari hasil koordinasi, terdapat pihak ketiga yang bersedia menyediakan tenda kerucut /booth tambahan bagi pelaku UMKM. Namun, penyediaan fasilitas tersebut menggunakan mekanisme sewa dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak penyedia.
“Dengan tingginya animo dan antusiasme pelaku UMKM untuk ikut memeriahkan Gebyar Semarak Merah Putih, kami sebagai panitia melalui Dinas Perindagkop-UKM dan Dinas Pariwisata mencoba berkomunikasi kepada pihak ketiga untuk menyediakan tenda tambahan,” jelas Anes.
Ia menambahkan, teknis pelaksanaan, termasuk syarat dan ketentuan penyewaan tenda tambahan, menjadi kewenangan pihak ketiga selaku penyedia fasilitas.
Sewa Tenda Rp5 Juta untuk Durasi 20 Hari
Pihak ketiga penyedia tenda, Ismail, mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan tenda kerucut berukuran 5 x 5 meter untuk mengakomodasi pelaku UMKM yang ingin berjualan selama kegiatan berlangsung.
Tarif sewa satu tenda ditetapkan sebesar Rp5 juta untuk durasi penggunaan selama 20 hari. Dalam satu tenda, pelaku usaha dapat berbagi tempat lapak atau booth hingga empat UMKM, sehingga biaya sewa tersebut dapat ditanggung bersama.
Menurut Ismail, biaya sewa tersebut sudah mencakup fasilitas listrik, kebersihan dan keamanan selama kegiatan berlangsung, serta layanan bongkar pasang tenda.
“Durasi sewa selama 20 hari, tenda tersebut dapat dimanfaatkan selama 10 hari pada pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih, yakni 1–10 November 2026. Setelah semarak merah putih yang dilaksanakan Pemda, ada kegiatan pasar malam sehingga 10 hari lagi bisa dimanfaatkan untuk meramaikan pasar malam,” ungkapnya.
Skema berbagi tempat diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan biaya masing-masing.
Pemkab Rejang Lebong terus mematangkan persiapan kegiatan tersebut, termasuk koordinasi antar pihak terkait, agar pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih dapat berjalan sesuai rencana serta memberikan ruang partisipasi bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal
