
EKABAR.ID USA – Sebuah kasus yang dibagikan dari Florida, Amerika Serikat, menunjukkan gambaran pemeriksaan pasien dengan sistiserkosis, yaitu infeksi yang disebabkan oleh bentuk larva dari cacing pita Taenia solium. Dalam kasus yang diberitakan, pasien diketahui memiliki banyak kista parasit yang tersebar pada jaringan tubuh.
Taenia solium dikenal sebagai cacing pita babi (pork tapeworm). Siklus hidup parasit ini cukup kompleks dan penting untuk dipahami karena taeniasis dan sistiserkosis bukanlah kondisi yang sama.
Ketika seseorang mengonsumsi daging babi mentah atau kurang matang yang mengandung larva T. solium, larva tersebut dapat berkembang menjadi cacing pita dewasa di usus dan menyebabkan taeniasis.
Namun, sistiserkosis terjadi melalui jalur yang berbeda: seseorang menelan telur T. solium. Telur tersebut kemudian menetas di usus, larvanya menembus dinding usus dan dapat berpindah melalui aliran darah menuju berbagai jaringan, tempat larva dapat berkembang menjadi kista.
Yang sering disalahpahami adalah anggapan bahwa makan daging babi kurang matang secara langsung menyebabkan sistiserkosis. CDC menjelaskan bahwa sistiserkosis tidak diperoleh hanya dengan memakan daging babi mentah atau kurang matang.
