EKABAR.ID,NASIONAL – Pemerintah berencana menekan subsidi bahan bakar minyak (BBM) pada 2027. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penurunan dipengaruhi asumsi harga minyak mentah yang lebih rendah.

“Belum, itu kan pasti karena subsidi harga BBM-nya turun. Eh, asumsi BBM-nya turun tahun depan berapa? 75 dollar AS per barrel. Kan sekarang 83 dollar AS,” kata Purbaya, Jumat (14/8/2026).

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) sebesar 75 dollar AS per barrel, turun dari kisaran 83 dollar AS saat ini.

Kuota volume BBM bersubsidi juga turun. Pemerintah menetapkan 20,09 juta kiloliter pada RAPBN 2027, dibandingkan 48,43 juta kiloliter pada 2026, atau berkurang sekitar 58,51 persen.

Anggaran perlindungan sosial dalam RAPBN 2027 mencapai Rp549,9 triliun dan mencakup subsidi BBM. Purbaya menegaskan penurunan subsidi bukan disebabkan rencana pembatasan pembelian Pertalite.

Bagikan Berita ini: