
EKABAR.ID BENGKULU – Tiga mantan guru SDIT Rabbani Kota Bengkulu masih menunggu tanggapan pihak Yayasan Ma’had Rabbani Bengkulu terkait tuntutan hak setelah berakhirnya hubungan kerja.
Sebelumnya, pada Rabu 2 September 2026 Disnaker Kota Bengkulu melakukan mediasi di kantor Disnaker Kota Bengkulu, dengan menghadirkan Tiga mantan guru SDIT Rabbani Kota Bengkulu dan pihak Yayasan Ma’had Rabbani Bengkulu.
Saat dikonfirmasi awak media pasca mediasi, pihak Kepala Sekolah SDIT Rabbani, Marsu Juana yang didampingi Sekretaris Yayasan Mahad Rabbani Wahyudi Putra tidak berkenan memberikan stetmen alias bungkam dengan melemparkan pernyataan kepada pihak mediator.
“Kepada pihak mediator saja, ya,” ujar keduanya singkat sambil berlalu bergegas meninggalkan lokasi dan terkesan menghindari awak media yang meliput.
Tiga mantan guru tersebut saat ini didampingi kuasa hukum, Ridhotul Hairi, dalam proses mediasi yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bengkulu.
