EKABAR.ID NASIONAL  –  Bank Dunia memperkirakan 64,2 persen penduduk Indonesia berada di bawah garis US$8,30 per orang per hari berdasarkan PPP 2021, sementara BPS mencatat tingkat kemiskinan pada Maret 2026 hanya 8,07 persen atau sekitar 22,93 juta orang.

Selisih yang begitu jauh ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kondisi kemiskinan sebenarnya di Indonesia.

BPS menegaskan kedua angka tersebut tidak bisa langsung dipertentangkan karena lahir dari standar pengukuran yang berbeda.

Bank Dunia menggunakan garis kemiskinan internasional US$8,30 PPP 2021 untuk kelompok negara berpendapatan menengah atas, yang salah satu tujuannya adalah membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat antarnegara.

Bagikan Berita ini: