Setelah bermusyawarah selama sekitar satu jam, seluruh anggota AHWA secara mufakat memilih kembali KH Miftachul Akhyar.

Sembilan anggota AHWA sebelumnya ditetapkan berdasarkan hasil tabulasi usulan dari struktur NU. Mereka kemudian memperoleh mandat untuk menentukan Rais Aam yang akan memimpin jajaran Syuriyah PBNU selama lima tahun mendatang.

KH Miftachul Akhyar sebelumnya juga menjabat sebagai Rais Aam PBNU pada periode 2021–2026. Setelah penetapan tersebut, rangkaian muktamar berlanjut pada agenda penentuan Ketua Umum PBNU periode 2026–2031

Bagikan Berita ini: