Faktor lain yang membuat pertandingan ini tetap bernilai adalah hadiah uang yang diterima peserta. Tim yang finis di posisi ketiga memperoleh hadiah sebesar 29 juta dolar Amerika Serikat, sedangkan tim yang berada di peringkat keempat menerima 27 juta dolar Amerika Serikat. Dengan kata lain, terdapat selisih hadiah mencapai 2 juta dolar AS antara kedua posisi tersebut.
Dari sisi sejarah, laga perebutan peringkat ketiga sudah menjadi bagian dari Piala Dunia sejak edisi 1934, yang merupakan penyelenggaraan kedua turnamen tersebut. Dalam pertandingan perdana perebutan tempat ketiga, Jerman mengalahkan Austria dengan skor 3-2.
Sementara itu, pada Piala Dunia 1930 belum ada pertandingan khusus untuk menentukan peringkat ketiga. Saat itu, Amerika Serikat ditetapkan menempati posisi ketiga berdasarkan perhitungan selisih gol. Format serupa kembali muncul pada edisi 1950 karena Piala Dunia menggunakan sistem grup pada putaran final, sehingga tidak ada pertandingan perebutan tempat ketiga.
Mulai Piala Dunia 1954, FIFA kembali menghadirkan laga perebutan peringkat ketiga dan mempertahankan format tersebut hingga saat ini.
Pada Piala Dunia 2026, pertandingan perebutan posisi ketiga akan mempertemukan Inggris dan Prancis. Kedua tim akan kembali turun ke lapangan setelah sama-sama gagal melangkah ke final, dengan target menutup turnamen melalui kemenangan sekaligus membawa pulang medali perunggu dan hadiah yang lebih besar.
