EKABAR.ID, PIALA DUNIA – Laga perebutan peringkat ketiga kerap dipandang sebagai pertandingan yang kurang menarik dibandingkan final Piala Dunia. Pasalnya, kedua tim yang tampil merupakan peserta yang gagal melangkah ke partai puncak setelah tersingkir di semifinal.
Meski begitu, FIFA tetap mempertahankan pertandingan tersebut sebagai bagian dari agenda resmi Piala Dunia. Bukan tanpa alasan, duel perebutan posisi ketiga memiliki arti penting, baik dari sisi kompetitif maupun finansial.
Secara teknis, pertandingan ini berfungsi untuk menentukan tim yang menempati peringkat ketiga dan keempat dalam klasemen akhir turnamen. Hasil laga tersebut juga tidak sekadar menjadi pelengkap, karena masuk dalam kategori pertandingan resmi FIFA.
Status tersebut membuat hasil pertandingan memengaruhi perolehan poin dalam peringkat dunia FIFA. Berbeda dengan laga uji coba yang memiliki bobot lebih rendah, duel perebutan tempat ketiga memberikan nilai ranking yang lebih besar sehingga tetap penting bagi kedua tim.
Selain itu, tim yang keluar sebagai pemenang berhak membawa pulang medali perunggu sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka selama mengikuti Piala Dunia.
