Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengatakan kejadian serupa juga terjadi di sejumlah lembaga pendidikan lainnya. “Selain pesantren, terdapat sejumlah satuan pendidikan lain yang mengalami kejadian serupa dan seluruhnya memiliki kesamaan, yakni menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah,” ujar Emil pada Selasa (1/9).

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana melaporkan total korban sebanyak 512 orang, termasuk dari Ponpes Manba’ul Hikam. Ia juga mengatakan bahwa telah melakukan suspend berat 30 hari terhadap SPPG Kalitengah sambil melakukan investigasi dengan dinas kesehatan.

Emil mengaku telah mengunjungi para korban yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo pada Rabu dini hari. Ia menyatakan seluruh pasien telah mendapatkan penanganan dari rumah sakit dan tenaga medis. Sebagian pasien bahkan sudah diperbolehkan pulang.

Bagikan Berita ini: